Mencintai Diri Sebdiri

Belajarlah untuk mencintai diri sendiri terlebih dahulu sebelum belajar untuk mencintai orang lain. Belajarlah untuk bertumbuh dan mendewasakan diri sendiri sebelum bertumbuh dewasa bersama seseorang yang masih menjadi misteri, dan entah itu siapa.
Stiker nama ini sebenarnya adalah untuk stiker couple. Jadi, buat kalian yang punya pasangan, bisa menggunakan stiker nama ini untuk menuliskan nama atau inisial nama kalian dan pasangan. Namun, berhubung diriku belum punya pasangan, jadi aku
 menuliskan namaku sendiri. Karena kebetulan namaku juga terdiri dari dua suku kata, jadi tidak apa-apalah.
Belajar mencintai diri sendiri dulu sebelum belajar mencintai orang lain. Bersyukur dengan apa yang kita miliki saat ini, karena apa yang kita rasakan dan kita miliki saat ini bisa jadi adalah keadaan yang mungkin juga diinginkan oleh orang lain.
Lewat cara pandang mereka terhadap diri kita dan hal-hal positif yang mereka lihat, adalah cara Tuhan menutupi aib-aib yang kita miliki. Hal ini bisa menjadi motivasi dan memberi energi positif untuk diri kita sendiri. Jadi, apapun yang dikatakan orang tentang diri kita, tetaplah menjadi diri sendiri, karena apa yang kita inginkan hanyalah kita yang tahu.
Sementara urusan pasangan hidup, itu sudah tertulis dan hanya waktu lah yang bisa menjawabnya. Kapan waktu yang tepat untuk bertemu dengan seseorang yang mungkin kita impikan? Bisa jadi keterlambatan kita menemukan jodoh itu membuat kita memiliki banyak waktu untuk mengenal diri kita sendiri, sebelum hidup bersama dengan seseorang.
Mungkin saja jodoh kita itu adalah orang yang belum pernah kita kenal sama sekali. Atau, kita mengenalnya tapi dia tidak mengenal kita. Atau, dia mengenal kita tapi kita tidak mengenalnya. Karena kehidupan itu adalah sebuah Misteri dan banyak teka-teki yang kadang logika saja tidak cukup untuk menjawabnya.
Jadi, bersabarlah. Mungkin ada hikmah dan kebaikan di balik semua takdir yang sedang kita jalani ini. Beratnya ujian memang terkadang membuat kita rapuh, tapi nyatanya itu hanyalah pandangan manusia saja. Nyatanya, kita bisa menjadi kuat dengan ujian itu sendiri.
Belajarlah untuk mencintai dan menyayangi diri kita sendiri, sebelum kita belajar untuk menyayangi orang lain yang mungkin saja tidak kita kenal. Bisa jadi Tuhan ingin kita menjadi versi yang terbaik sebelum kita bertemu jodoh yang kita inginkan atau yang kita harapkan.
Cukup jadikan doa untuk penenang diri dan hanya berharap pada Ilahi. Karena mungkin takdir hari ini membawa pertanyaan yang mungkin saja akan kita temukan jawabannya beberapa tahun kemudian. Pagi hari ini mungkin ada sebuah kejadian yang tidak kita senangi. Tetapi, beberapa tahun kemudian, entah di masa depan nanti, ketika kita berpikir dengan tenang dan bijaksana, barulah kita mengerti mengapa Sang Pengendali Kehidupan memberikan kita takdir itu.
Jadi, belajarlah untuk mencintai diri kita terlebih dahulu selama kita berada dalam penantian, menanti sosok yang bisa mencintai kita apa adanya, menerima kekurangan kita, dan segala kelebihan yang kita punya, mencintai kita dengan tulus dari segala hatinya.
Percayalah, semua yang kita inginkan dan kita harapkan akan datang pada waktu yang tepat. Yakinlah dan tetap semangat! Kita boleh bermimpi dalam hidup, tapi kita tidak boleh hidup di dalam mimpi.
Tetaplah berikhtiar di dalam doa dan memperbaiki diri menjadi lebih baik. Jika kita tidak bertemu dengan pasangan yang tepat yang kita sebut dalam doa, mungkin kita akan bertemu dengan orang yang menyebut diri kita dalam doanya.
Bermimpilah yang indah dan percayalah bahwa mimpi itu bisa menjadi sebuah kenyataan. Dan, tetaplah berikhtiar dalam diam.

28 - 29 September 2025
Tulisan oleh Jannatul Zahra

#allahumm!barik #masyaallahtabarakallah #motivasidirisendiri #jazashare #quote #nameart #love #stiker #tulisan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita di Balik Jurnal Maya: Membangun Mimpi Menjadi Blogger Profesional

Awal Kekecewaan, Awal Pendewasaan

Membuat Blog Baru ( Lagi)