Cerita di Balik Jurnal Maya: Membangun Mimpi Menjadi Blogger Profesional
Cerita di Balik Jurnal Maya: Membangun Mimpi Menjadi Blogger Profesional
BY , Jannatul Zahrs
Penajam, 13 September 2025, 23.50 WITA
Hai hai, sahabat beautiful yang mungkin sudah enggak asing melihat tulisan ini saat berselancar di internet. Aku mau cerita sedikit tentang pengalamanku hari ini.
Jadi, seminggu belakangan ini aku kembali ke dunia blog. Maksudnya, aku kembali menulis di blog. Walaupun sekarang aku masih belum mengerti apa itu istilah-istilah dalam blog, yang aku tahu aku hanya ingin menjadi seorang blogger profesional dan bekerja di dunia kepenulisan. Entah itu jadi seorang blogger atau penulis, atau bahkan dua-duanya.
Blog ini memang aku tulis khusus untuk membagikan pengalaman, keinginan, dan harapan-harapan kecilku mengenai mimpi-mimpi yang sedang aku kejar. Bukan bermaksud pamer sih, tapi cuma ingin menyimpan kenangan dalam bentuk lain yang enggak harus berupa foto dan bisa dilihat sesekali. Aku juga enggak tahu bagaimana menentukan yang namanya niche blog. Soalnya, intinya aku cuma ingin menulis semacam diary kalau dalam dunia nyata, hanya saja dia berupa sebuah web yang sederhana dan gampang dikelola.
Jadi, bisa dibilang ini adalah jurnal harian online-ku. Walaupun sebenarnya aku enggak setiap hari menulis di blog ini. Aku juga sudah jarang, bahkan enggak pernah lagi, menulis di buku diary manual seperti dulu. Padahal ada keinginan itu, tapi seolah ada saja yang menghalangi, entah itu rasa malas atau apalah namanya.
Nah, kembali ke yang mau aku ceritakan, sebelum istirahat malam ini, aku mau cerita sedikit seperti yang aku bilang di atas. Aku kembali ke blog setelah lama enggak menulis dan tiba-tiba saja aku teringat kalau sepertinya aku punya beberapa blog di emailku yang lain. Ternyata, taraaa, firasatku benar! Aku memang punya banyak "rumah maya" di blogspot. Ada salah satu blog-ku yang rencananya mau dikelola bareng salah satu teman online-ku. Dia mengajariku secara enggak langsung tentang dunia blogger dengan niche tertentu biar blog-nya bisa SEO.
Ketika aku berhasil membuka beberapa emailku, ternyata blog-ku memang banyak. Kalau dihitung-hitung, lebih dari 10. Blog itu tersebar di beberapa email, termasuk blog dengan niche khusus. Kalian tahu enggak sih, sebenarnya dulu aku kepingin banget punya blog. Dan blog pertama yang aku punya memang di blogspot ini. Tapi karena satu dan lain hal, ditambah aku baru kenal dunia internet, akhirnya blog itu enggak terurus. Padahal, blog itu adalah pemberian salah satu saudaraku, salah satu mbakku yang sampai sekarang belum sempat aku temui. Kami hanya berkenalan di dunia maya saja. Bahkan Facebook-ku yang sampai sekarang aku gunakan—yaitu Facebook pribadiku—adalah hadiah dari beliau juga, dan email yang sampai sekarang ini masih aku gunakan adalah pemberian dari beliau juga. Untuk blog itu terpaksa harus aku hapus karena satu dan lain hal.
Seiring berjalannya waktu, dengan segala kemampuan dan keterbatasanku sebagai seorang disabilitas yang hobi menulis, aku pun pelan-pelan mengerti tentang dunia blogging. Untungnya sekarang aku pakai Android, jadi lebih mudah buat menulis. Ditambah, makin ke sini walaupun tanganku lambat dalam menulis, aku bisa mengandalkan suaraku untuk merekam apa yang ingin aku tulis, lalu menerjemahkannya dalam bentuk tulisan dengan aplikasi tertentu, kemudian merapikannya, dan menerbitkannya seperti saat ini.
Nah, pelajaran yang ingin aku sampaikan dari pengalamanku ini adalah, ketika kita menginginkan sesuatu, walaupun itu sederhana, tetap bersabar karena pasti ada "porsi" di balik itu semua kalau kita bersabar. Dulu aku sudah senang banget walaupun cuma punya satu blog. Ternyata, seiring berjalannya waktu dan belajar secara otodidak, sekarang aku perlahan bisa mengenal dunia blogging, dan menjadi blogger profesional adalah cita-citaku. Sekarang, blog yang aku inginkan cuma satu, malah berkembang jadi lebih dari 10 blog.
Yang sekarang aku pikirkan adalah bagaimana caranya agar blog-blog itu bisa bermanfaat dan enggak sia-sia. Sayang sekali kan kalau cuma didiamkan saja. Semoga di balik pertumbuhan blog yang sebenarnya cuma diinginkan satu atau dua ini tapi malah jadi lebih dari 10 (ditambah dengan blog aku yang ada di platform lain), blog-blog ini bisa membawa manfaat untukku, baik di dunia maupun di akhirat, dan enggak memberatkanku di akhirat nanti. Aku juga bisa mempertanggungjawabkan apa yang aku perbuat selama ini kelak di hadapan-Nya.
Untuk tema blog Beautiful Dream ini, aku menggunakan tema lama blogspot. Cuma aku percantik dengan logo yang juga diedit pakai Canva. Ya, semoga blog sederhana ini, walaupun tulisannya mungkin "bagaimana" gitu, bisa membawa manfaat dan pahala, serta meringankan dosa-dosa kelak jika tiba masanya. Temanya pun warna pink, yang merupakan warna kesukaanku. Biar sama dengan blog yang di sebelahnya. Untuk logonya, aku buat dengan Flaming Text, lalu aku edit pakai Canva. Hasilnya alhamdulillah sesuai dengan yang aku inginkan, walaupun enggak terlalu cantik, tapi masih sederhana. Harap maklum, aku masih belajar. Jadi, maaf kalau blog ini mungkin belum menarik untuk kalian.
Ke depannya, aku ingin semua yang aku lakukan selama ini bisa membawa manfaat untukku, termasuk berpuluh-puluh blog yang sengaja atau enggak aku buat dengan tanganku ini. Semoga saja blog itu bisa membawa manfaat. Dan blog yang mungkin telah hilang atau email yang sudah hilang, ikhlaskan saja. Semoga itu bisa mengurangi dosa-dosaku kelak di akhirat. Semoga aku bisa tetap semangat menulis dan ada rezeki materi untuk membeli paket atau pulsa agar tetap aktif menulis di blog ini.
Semoga aku bisa membuktikan sukses pun bisa diraih tanpa harus mengumbar jati diri terlalu berlebihan. Cukup kenalilah aku lewat tulisan yang aku buat. Semoga bisa bermanfaat dan memberikan hikmah bagi para pembaca dan tentunya untuk penulisnya sendiri.
#Blogging, #Jurnal#, Mimpi, #Kepenulisan, #Inspirasi, #Disabilitas
Komentar
Posting Komentar